Sabtu, 08 Oktober 2016

Badai Debu Global Siap Hantam Mars Dalam Beberapa Minggu Kedepan

Perbandingan planet Mars sebelum dan saat dihantam badai debu

AstroNesia ~ Sebuah badai debu global akan menghantam Mars dalam beberapa bulan ke depan yang akan menyelimuti seluruh planet dengan kabut tebal.

Para ilmuwan di NASA Jet Propulsion Lab telah mengembangkan teknik baru untuk memprediksi peristiwa ini berdasarkan pola dari badai sebelumnya.




"Mars akan mencapai titik musim badai debu pada tanggal 29 Oktober tahun ini. Kami menemukannya berdasarkan pola historis, kami percaya sangat mungkin bahwa badai debu global akan dimulai dalam beberapa minggu atau bulan dari tanggal ini, " kata James Shirley, seorang ilmuwan planet di JPL, Pasadena, California, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Para peneliti percaya bahwa memprediksikan badai debu di Mars secara akurat akan menjadi keuntungan bagi astronot di masa depan di sana.

Meskipun kekuatan angin di Mars tidak sekuat seperti yang digambarkan dalam adegan awal film "The Martian", debu lofted yang berterbangan selama badai dapat mempengaruhi elektronik dan kesehatan, serta ketersediaan energi surya, kata para peneliti.

Badi debu global Mars yang terbaru terjadi pada tahun 2007, secara signifikan mengurangi tenaga surya yang tersedia untuk dua rover NASA yang aktif  - Spirit dan Opportunity.


"Badai debu global pada 2007 adalah ancaman besar pertama untuk rover sejak mendarat," kata John Callas.

Planet Merah telah teramati diselimuti oleh debu yang mengelilingi planet sembilan kali sejak tahun 1924, dengan lima badai planet terbaru terdeteksi pada tahun 1977, 1982, 1994, 2001 dan 2007.

Dalam penelitian sebelumnya yang diterbitkan dalam jurnal Icarus, Shirley melaporkan menemukan pola dalam terjadinya badai debu global ketika ia memperhitungkan dalam variabel terkait dengan gerakan orbital Mars.


Planet lain memiliki efek momentum pada Mars saat mengorbit pusat gravitasi tata surya.

Ini berpengaruh pada variasi momentum dengan waktu siklus sekitar 2,2 tahun, yang lebih panjang dari waktu yang dibutuhkan Mars untuk menyelesaikan setiap orbit: 1,9 tahun.


Hubungan antara dua siklus ini terus menerus berubah.

Shirley menemukan bahwa badai debu global cenderung terjadi ketika momentum meningkat selama bagian pertama dari musim badai debu. Tak satu pun dari badai debu global dalam catatan sejarah terjadi pada tahun ketika momentum itu menurun selama bagian pertama dari musim badai debu.


Makalah ini mencatat bahwa kondisi di Mars saat ini sangat mirip dengan yang untuk beberapa tahun ketika badai global terjadi di masa lalu.

Pengamatan atmosfer Mars selama beberapa bulan ke depan akan menguji apakah ramalan ini benar.
Load disqus comments

0 komentar